Kondisi MPB Argo Kuda kredit token cepat habis dan tampilan displayKondisi : MPB Argo Kuda, kredit token cepat habis dan tampilan display
“PERIKSA”.

Kondisi tersebut mengakibatkan pemakaian daya sesaat besar. Hal tsb disebabkan antara lain :
– Grounding yang terpasang lebih dari 1.
– Kawat neutral dan ground di kopel pada pengaman utama IML.
– Kawat netral dan ground dikopel pada IML.
– Kawat netral IML dikopel dengan netral IML tetangga.
1. Bila Rayon menerima Laporan keluhan pelanggan dari operator
CC123/APKT,maka Petugas Rayon :
i. Memproses CTT.
ii. Menginformasikan CTT ke pelanggan melalui telpon pelanggan yang tertera pada invoice keluhan.
iii. Menjelaskan cara meng-input CTT disertai cara menginput kredit token.

2. Bila pelanggan datang langsung ke Kantor Rayon maka Petugas Rayon :
i. Mencatat nomor meter, idpel, nomor telepon/HP pelapor di APKT.
ii. Memproses CTT.
iii. Pelanggan diberikan penjelasan penyebab hal tsb diatas
iv. Pelanggan agar menghubungi BTl / Instalatur yang syah guna memeriksa
IML

3. CTT tidak boleh diberikan kepada petugas Yantek.
4. Petugas Yantek menyiapkan APD, peralatan, Segel serta K2.
5. Petugas Yantek mendatangi lokasi pelanggan sesuai alamat yang tertera di invoice keluhan.
6. Petugas meminta izin kepada penghuni/pelapor dan menjelaskan maksud
/tujuan kedatangan.
7. Petugas Yantek memeriksa visual MPB ( kondisi : segel, indikator, power dan
LCD).
8. Petugas Yantek cek fisik MPB dan Segel degsel ( tutup kaki kWh ) dengan kondisi baik
9. Petugas menekan tombol angka 08 enter untuk mengetahui status tamper
10. Jika 08 enter tampilan display 5 ( adanya injaction arus di kawat netral)
11. Petugas menekan tombol angka 44 enter untuk mengetahui arus ( Ampere ), lalu dicatat.
12. Petugas menekan tombol angka 47 enter untuk mengetahui beban ( Watt / kW), lalu dicatat.

13. Bandingkan pemakain beban riel pada peralatan listrik pelanggan dengan beban sesaat ( butir 12 ). Akan terjadi kondisi beban real < beban sesaat.
14. Buka pengaman utama pada IML (box zekering dan atau panel MCB).
15. Periksa kawat netral IML dan kawat ground di box zekering.
16. Jika terdapat neutral dan groud dikopel  pisahkan kedua kawat tsb
17. Untuk memastika kawat netral dan kawat ground tidak terhubung di IML, maka buka zekereng atau OFF-kan MCB pada pengaman utama.
18. Lepas baut pada zekereng / MCB pada kawat phasa IML
19.Lepas baut neutral pada pengaman utama IML
20. Pasang dan kencangkan kawat neutral IML pada zekreing / MCB

21. Pasang zekering atau ON-kan MCB
22. Jika zekreng putus atau MCB Off, artinya pada kawat netral & kawat ground IML masih ada yang terhubung. Maka Petugas Yantek menyarankan agar pelanggan meminta bantuan instalatir untuk memisahkan kawat netral dan grund tersebut.
23. Jika zekereng tidak putus atau MCB tetap ON, artinya pada kawat netral &
kawat ground IML tidak ada yang terhubung.
24. Lepas zekering atau OFF-kan MCB pada box zekering.
25. Pasang & kencangkan kawat phasa & kawat netral pada tempat semula

26. Tutup & kencangkan baut box zekering / MCB
27. Pasang zekreng / On kan MCB pada IML berikut MCB pada MPB/APP.
28. Lihat led warna kuning (indikator temper) MPB, pastikan led tidak menyala.
29. Off kan MCB pada MPB/APP.
30. Cek arus yang mengalir dengan tekan tombol 44 enter = 0 A  benar
31. Cek beban digunakan dengan tekan tombol 47 enter = 0 kW  benar
32. ON-kan MCB pada MPB/APP.
33. Buat laporan ke SPV bahwa pengaduan telah dikerjakan dan selesai

@Intruksi Kerja Penanganan Gangguan APP Prabayar, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Banten.
Semangat gan :)