Kondisi : di display MPB tampil “PERIKSA”.

Kondisi tersebut mengakibatkan 20 digit kredit token saat di entry tidak dapat diterima oleh MPB (di monitor MPB tampil “gagal”).

1. Bila Rayon menerima Laporan keluhan pelanggan dari operator CC123/APKT, maka Petugas Rayon :
– Memproses CTT.
– Menginformasikan CTT ke pelanggan melalui telpon pelanggan yang tertera pada invoice keluhan.
– Menjelaskan cara meng-input CTT disertai cara menginput kredit token.

2. Bila pelanggan datang langsung ke Kantor Rayon maka Petugas Rayon :
– Mencatat nomor meter, idpel, nomor telepon/HP pelapor di APKT.
– Memproses CTT.
– Mencetak dan memberikan CTT kepada pelanggan.
– Menjelaskan cara meng-input CTT disertai cara menginput kredit token.

3. Petugas Yantek melakukan cek fisik MPB dan Segel degsel ( tutup kaki kWh ) dan memastikan dalam kondisi baik (segel utuh). Bila kondisi tidak baik (segel putus/tidak utuh) maka informasikan ke Petugas Rayon/P2TL.

4. Untuk kondisi baik, Petugas Yantek menekan tombol angka 08 enter untuk mengetahui status tamper.

5. Pada display akan tampil angka 1, artinya membuka tutup kaki kWh dalam keadaan bertegangan.

6. Entrikan CTT ke MPB dan tampilan “PERIKSA“ sudah tidak ada maka langsung mengentrikan Credit Token ke MPB hingga di display tampil “BENAR“.

Untuk kondisi komplain pelanggan yang di display MPB tampil “PERIKSA” berulang-ulang maka tetap dilakukan langkah-langkah di atas sebagai solusi sementara. Selanjutnya Petugas Rayon harus mencatat dan merencanakan penggantian MPB pelanggan tersebut dengan MPB firmware baru.

@Intruksi Kerja Penanganan Gangguan APP Prabayar, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Banten.
Semangat gan :)