Gan ini nih harus bener-bener kita perhatiin” Optimalisasi penerapan SMK3 untuk peningkatan mutu kerja dan produktivitas “. Utamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Penetapan bulan K3 itu, berdasar Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.268/KEP/XII/2008 tanggal 30 Desember 2008. Pengoptimalan Zero Eccident (Kecelakaan Nihil), penghargaan pelaksana Sistem Manajemen K3 (SMK3), Pembina K3 serta pemerhati K3.

Secara definsi, K3 merupakan salah satu aspek perlindungan ketenagakerjaan dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkupnya telah berkembang sampai kepada keselamatan dan kesehatan masyarakat secara nasional. Oleh karena itu, dalam kondisi apapun K3 wajib untuk dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku baik standar nasional maupun internasional, terlebih di era global standar K3 menjadi salah satu aspek penting untuk memenangkan persaingan.

Selanjutnya untuk mendukung terlaksananya K3 secara seragam dan serentak dalam rangka menjamin keselamatan tenaga kerja dan lingkungannya, pengoperasian peralatan secara aman dan efisien, sangatlah strategis jika dalam bulan K3, seluruh perusahaan  dapat diwujudkan gerakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Secara nasional Menakertrans RI memiliki target mengajak seluruh stakeholder/ perusahaan untuk menerapakan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan menjadikan Indonesia berbudaya K3 di tahun 2015.Beberapa kasus terjadinya kecelakaan di tempat kerja sudah tidak menjadi rahasia umum lagi. Hal demikian bisa muncul karena adanya keterbatasan fasilitas keamanan kerja, juga karena kelemahan pemahaman faktor-faktor prinsip yang perlu diterapkan perusahaan. Filosofi keselamatan dan kesehatan kerja dalam memandang setiap karyawan memiliki hak atas perlindungan kehidupan kerja yang nyaman belum sepenuhnya dipahami baik oleh pihak manajemen maupun karyawan. Karena itu perlu ditanamkan jiwa bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bentuk kebutuhan karyawan.

       Selain itu setiap upaya yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja hanya akan berhasil jika kedua pihak yaitu perusahaan dan karyawan melakukan kerjasama sinergis dan harmonis. Setiap pelaku harus bertekad dan berdisiplin memperkecil terjadinya kecelakaan kerja. Perusahaan perlu memiliki tujuan memerkecil kejadian kecelakaan kerja sampai nol. Manfaat bagi kepentingan karyawan berupa keselamatan dan kesehatan kerja yang maksimum dan begitu pula bagi perusahaan berupa keuntungan maksimum. Untuk itu maka perusahaan hendaknya:

(1) mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang dikeluarkan pemerintah,
(2) membuat prosedur dan manual tentang bagaimana mengatasi keselamatan kerja,
(3) memberikan pelatihan dan sosialisasi keselamatan kerja pada karyawan,
(4) menyediakan fasilitas keselamatan kerja yang optimum,
(5) bertanggung jawab atas keselamatan kerja para karyawan,

Nah gan begitu pentingnya keselamatan kerja itu, maka dari itu kita wajib mematuhi dan wajib menerapkan hal tersebut..bekerja dengan penuh hati-hati, misalnya setiap ada pekerjaan untuk APD jangan lupa gan dipakai, walaupun dengan alasan apapun jangan sampai ga dipakai, itu juga buat keselamatan kita gan🙂

Sumber : Dinas Ketenagakerjaan.Semangat-semangat gan😀